- Perkontinuitatum : pertumbuhan yang menuju kee daerah sekitarnya
- Secara limfogen : Biasanya sel-sel yang bisa menginfiltrasi saluran pada limfe, atau ke kelenjar getah bening secara regional
- Hematogen : Sel-sel yang bisa menginfiltrasi kapiler pembuluh darah dan mengikuti aliran darah dalam tubuh.
- Transluminal : didalam dinding saluran nafas, saluran pencernaan dan juga saluran urine
- Transerosa/trancoelum : didalam cav. Thoracis, cav. Abdominis, cav. Pelvis
- Latrogen : Biasanya disebabkan oleh tindakan kita misalnya kita adalah message operasi dan juga hal lainnya.
Selasa, 10 Februari 2015
Penyebaran Tumor Ganas
Cara Penyebaran Yang Terjadi Pada Penyakit Kanker adalah :
Pemeriksaan Kanker Paru-Paru
Dokter Anda dapat menyarankan satu tes atau lebih dari tes-tes dibawah ini untuk mengambil sampel:
- Sitologi dahak: Cairan kental (dahak) yang dibatukkan dari paru-paru. Laboratorium kemudian akan memeriksa sampel dahak untuk mencari sel kanker.
- Thoracentesis: Dokter menggunakan jarum panjang untuk mengambil cairan (cairan pleura) dari dada. Laboratorium kemudian melakukan tes pada cairan tersebut untuk mencari sel kanker.
- Bronkoskopi: Dokter memasukkan selang ringan yang tipis (bronkoskop) melalui hidung atau mulut menuju paru-paru. Dokter akan mengambil sampel sel dengan jarum, kuas, atau alat lain. Dokter juga mungkin akan membasuh area tersebut dengan air untuk mengambil sampel sel dalam air.
- Aspirasi jarum halus: Dokter menggunakan jarum halus untuk mengambil sampel jaringan atau cairan dari paru-paru atau kelenjar getah bening.
- Biopsi terbuka: Dalam beberapa kasus di mana jaringan tumor sulit untuk diperoleh, biopsi langsung terhadap tumor paru atau kelenjar getah bening melalui pembedahan dinding dada bisa dilakukan bilamana diperlukan.
Minggu, 08 Februari 2015
Penyembuhan Syaraf Kejepit
Pada umumnya orang yang mengalami masalah syaraf terjepit memiliki
banyak sekali cara untuk melakukan Penyembuhan Syaraf Terjepit. Bila
masalah yang dialami tergantung masalah yang cukup ringan dan tidak
begitu menyebabkan rasa nyeri yang sangat, maka anda dapat memilih
metode penyembuhan syaraf terjepit dengan menggunakan obat-obatan yang
tersedia diluar sana. Guna dari obat-obatan tersebut tentu saja tidak
hanya mengurangi rasa nyeri yang ditimbulkan namun juga mengatasi syaraf
yang terjepit tersebut guna menjadi normal kembali. Namun sebelum anda
membeli obat-obatan medis diluar sana, terlebih dahulu anda harus
melakukan pemeriksaan pada ahlinya apakah syaraf terjepit anda
digolongkan berbahaya atau tidak. Namun sebenarnya anda dapat menentukan
sendiri apakah syaraf terjepit anda itu berbahaya atau tidak. Yang
dapat anda teliti adalah dengan merasakan tingkat rasa nyeri dari syaraf
terjepit tersebut. Bila hanya nyeri ringan, anda dapat memilih untuk
membeli obat-obatan medis yang tersedia diluar sana. Bila anda merasakan
rasa terbakar dan menusuk-nusuk, tentu anda harus lebih waspada
terhadap syaraf terjepit tersebut yang mana pastinya memerlukan
pengobatan lebih serius dengan bantuan sang ahli. Memang benar bahwa ada
cara yang lebih serius yang dapat dilakukan oleh para penderita
penyakit syaraf terjepit akut. Cara tersebut adalah dengan melakukan
operasi. Namun bila anda ingin melakukan operasi untuk menangani syaraf
terjepit, ada banyak sekali aspek yang harus dipertimbangkan supaya
tidak terjadi masalah dikemudian hari. Aspek yang pertama tentu saja
yang berkaitan dengan mental anda. Perlu diketahui bahwa anda harus siap
secara fisik dan juga mental untuk melakukan operasi. Bila anda belum
percaya diri untuk melakukan operasi syaraf terjepit, anda mungkin harus
menundanya untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Aspek kedua
yang perlu dipertimbangkan adalah dengan mempersiapkan biaya. Sudah
tentu melakukan operasi syaraf terjepit akan menguras biaya yang lebih
dibandingkan cara-cara lainnya dalam mengatasi syaraf terjepit. Bila
anda punya cukup banyak tabungan, maka anda dapat segera menggunakan
uang tersebut untuk melakukan operasi sebelum masalah syaraf terjepit
anda menjadi lebih parah. Yang berikutnya perlu dipertimbangkan adalah
mengenai bagaimana anda memilih dokter atau ahli bedah yang akan
melakukan operasi syaraf terjepit anda. Semakin bereputasi dan
berkualitas ahli bedah yang akan melakukan operasi syaraf terjepit anda,
maka resiko kelumpuhan karena operasi akan menjadi semakin kecil.
Jumat, 06 Februari 2015
Pemeriksaan Penyakit Gondok
Pemeriksaan Penyakit Gondok
Pemeriksaan yang dilakukan pada penyakit gondok adalah dengan pemeriksaan fisik yang menunjukkan adanya kelenjar getah bening yang menimbulkan suatu pembengkakan. Dan biasanya penyakit ini didiagnosis sebagai salah satu jenis klinis. Namun tidak ada pengujian lab khusus yang harus dilakukan. Jika memang tidak ada penegakkan kepastian mengenai diagnosis yang dilakukan, tes air liur atau juga tes darah yang harus dilakukan, dan sebuah konfirmasi diagnosis yang paling baru dengan cara menggunakan real time untuk polymerase chain reaction yang bersarang atau yang disebut dengan PCR teknologi, dan kemudian juga sudah di kembangkan.
Penyakit gondok merupakan salah satu penyakit menular yang menular lewat orang-orang lewat sekret pernafasan mereka misalnya adalah seperti air liur serta orang-orang yang mengalami infeksi.
Pemeriksaan yang dilakukan pada penyakit gondok adalah dengan pemeriksaan fisik yang menunjukkan adanya kelenjar getah bening yang menimbulkan suatu pembengkakan. Dan biasanya penyakit ini didiagnosis sebagai salah satu jenis klinis. Namun tidak ada pengujian lab khusus yang harus dilakukan. Jika memang tidak ada penegakkan kepastian mengenai diagnosis yang dilakukan, tes air liur atau juga tes darah yang harus dilakukan, dan sebuah konfirmasi diagnosis yang paling baru dengan cara menggunakan real time untuk polymerase chain reaction yang bersarang atau yang disebut dengan PCR teknologi, dan kemudian juga sudah di kembangkan.
Penyakit gondok merupakan salah satu penyakit menular yang menular lewat orang-orang lewat sekret pernafasan mereka misalnya adalah seperti air liur serta orang-orang yang mengalami infeksi.
Kamis, 05 Februari 2015
Diagnosis Kanker Rahim
Kanker rahim bisa menyebar ke bagian tubuh lain jika
tidak segera diangkat atau ditangani secara tepat, dan ini menyebabkan
kanker sulit ditangani. Oleh karena itu, mengetahui faktor yang memicu
terjadinya kanker rahim juga perlu diketahui.
ada beberapa tes yang bisa dilakukan agar bisa mendapat diagnosis yang tepat, di antaranya adalah
1. Tes Pelvis
Tes pelvis yang dimaksud adalah pemeriksaan langsung oleh dokter yang dilakukan denga melihat dna memeriks abagian dalam rahim Anda. Dokter akan memaskkan dua jari ke dalam miss V untuk mengetahui apakah ada yang tidak beres di dalam panggul dan jaringan rahim Anda.
2. USG untuk melihat uterus
Dalm hal ini, seperti ketika Anda sedang memeriksakan kandungan, tes USG untuk mendapatkan gambaran umum di dalam rahim akan dilakukan oleh dokter. Hal ini bisa memberikan gambaran, apa saja yang ada di dalam rahim Anda, dan adakah jaringan abnormal yangs edang berkembang di dalam rahim.
3. Menggunakan scope
Dalam prosedur ini, selama hysteroscopy, dokter akan memasukkans emacam alat ke miss V untuk melihat bagian dalam rahim. Alatnya kecil dan tipis serta flexible sehingga bis amenjangkau bagian terdalam miss V dan rongga rahim.
4. Pengambilan jaringan
Pengambilan jaringan dilakukan untuk di tes lab dan dilihat dibawah mikroskop. Ha ini dilakukan untuk mengetahui apakah ad ajarigan abnormal yangs edang berkembang. Dokter akan mengambil sampel jaringan rahim Anda untuk di tes. Tes ini disebut juga dengan biopsi.
ada beberapa tes yang bisa dilakukan agar bisa mendapat diagnosis yang tepat, di antaranya adalah
1. Tes Pelvis
Tes pelvis yang dimaksud adalah pemeriksaan langsung oleh dokter yang dilakukan denga melihat dna memeriks abagian dalam rahim Anda. Dokter akan memaskkan dua jari ke dalam miss V untuk mengetahui apakah ada yang tidak beres di dalam panggul dan jaringan rahim Anda.
2. USG untuk melihat uterus
Dalm hal ini, seperti ketika Anda sedang memeriksakan kandungan, tes USG untuk mendapatkan gambaran umum di dalam rahim akan dilakukan oleh dokter. Hal ini bisa memberikan gambaran, apa saja yang ada di dalam rahim Anda, dan adakah jaringan abnormal yangs edang berkembang di dalam rahim.
3. Menggunakan scope
Dalam prosedur ini, selama hysteroscopy, dokter akan memasukkans emacam alat ke miss V untuk melihat bagian dalam rahim. Alatnya kecil dan tipis serta flexible sehingga bis amenjangkau bagian terdalam miss V dan rongga rahim.
4. Pengambilan jaringan
Pengambilan jaringan dilakukan untuk di tes lab dan dilihat dibawah mikroskop. Ha ini dilakukan untuk mengetahui apakah ad ajarigan abnormal yangs edang berkembang. Dokter akan mengambil sampel jaringan rahim Anda untuk di tes. Tes ini disebut juga dengan biopsi.
Penyebab Kanker Kulit
Faktor-faktor yang dapat menyebabkan kanker kulit
Riwayat keluarga
Bila ayah, ibu, atau saudara anda memiliki riwayat kanker kulit, maka
anda juga bisa memiliki risiko terkena penyakit tersebut. Sedangkan pada
kerabat yang lebih jauh seperti kakek dan nenek atau sepupu, dan mereka
didiagnosa terkena kanker kulit, maka anda juga bisa berisiko terkena
kanker kulit, namun prosentasenya tidak sebesar yang terjadi pada
keluarga kandung.
Sering di luar ruangan
Jika tipe kulit anda termasuk kategori yang sensitif terhadap radiasi sinar UV,
maka kulit anda cenderung lebih mudah terbakar dan melepuh ketika
terkena paparan sinar matahari. Apalagi jika anda banyak menghabiskan
waktu ruangan terbuka tanpa memakai pelindung seperti sunblock. Hal ini
membuat anda berisiko untuk terkena kanker kulit.
Kekurangan Melanin
Melanin adalah pigmen yang terdapat pada makhluk hidup. Pada manusia,
melanin memiliki peran dalam memberikan warna pada mata, rambut, dan
kulit, dan bermanfaat melindungi kulit dari paparan sinar UV. Kurangnya
melanin akan menyebabkan kulit menjadi putih dan tampak pucat, sehingga
pada akhirnya akan meningkatkan risiko terjadinya kanker kulit.
Penggunaan tanning bed
Istilah tanning bed memang tidak populer di Indonesia, namun sangat
populer di negara-negara barat terutama Amerika. Tanning bed merupakan
alat yang berfungsi untuk membantu kulit menjadi kecoklatan, dan
prosesnya mirip seperti seseorang yang berjemur di pantai, di bawah
panasnya sinar matahari. Namun demikian, alat ini bisa meningkatkan
risiko seseorang untuk terkena melanoma, kanker kulit yang terbilang
mematikan. Orang yang sering menggunakan tanning bed, 74 persen lebih
mungkin untuk terkena melanoma dibandingkan dengan orang yang tidak
pernah menggunakannya.
Minggu, 01 Februari 2015
Pemeriksaan Penyakit Hernia
Pemeriksaan Penyakit Hernia
Pemeriksaan fisik yang dilakukan biasanya akan menampakkan benjolan inguinal yang tingginya sebesar cincin interna atau juga eksterna atau pembengkakan pada daerah akrtoum yang ukurannya akan mengalami penurunan atau mengalami fluktuasi.
Posisi seperti ini bisa menyebabkan terjadinya bayi menangis. Dan menangis akan membuat tekanan pada daerah intra abdomen akan mengalami peningkatan yang kemudian akan menunjukkan benjolan yang terjadi pada daerah tuberkulum pubis atau bagian cincin eksterna atau juga terjadinya pembengkakan pada bagian dalam skrotum. Biasanya anak yang lebih tua akan diperiksa dengan cara berdiri, yang memang membuat tekanan mengalami peningkatan pada ontra abdomen dan kemudian akan memperlihatkan hernia tadi. Setelah itu, testis yang menagalami retaksi yang biasanya sering terjadi pada anak-anak dan bayi bisa menyerupai dengan hernia ingunalis dengan benjolan yang terletaj pada atas cincin eksterna tasi. Karena itulah sangat penting sekali untuk meraba testis sebelum kemudian meraba benjolam inguinal tadi. Hal ini kemungkinan diferensiasi atau perbedaan dari antara keduanya bisa menghindari dan terjadinya tekanan pembedahan yang memang tidak diperlukan.
Pemeriksaan fisik yang dilakukan biasanya akan menampakkan benjolan inguinal yang tingginya sebesar cincin interna atau juga eksterna atau pembengkakan pada daerah akrtoum yang ukurannya akan mengalami penurunan atau mengalami fluktuasi.
Posisi seperti ini bisa menyebabkan terjadinya bayi menangis. Dan menangis akan membuat tekanan pada daerah intra abdomen akan mengalami peningkatan yang kemudian akan menunjukkan benjolan yang terjadi pada daerah tuberkulum pubis atau bagian cincin eksterna atau juga terjadinya pembengkakan pada bagian dalam skrotum. Biasanya anak yang lebih tua akan diperiksa dengan cara berdiri, yang memang membuat tekanan mengalami peningkatan pada ontra abdomen dan kemudian akan memperlihatkan hernia tadi. Setelah itu, testis yang menagalami retaksi yang biasanya sering terjadi pada anak-anak dan bayi bisa menyerupai dengan hernia ingunalis dengan benjolan yang terletaj pada atas cincin eksterna tasi. Karena itulah sangat penting sekali untuk meraba testis sebelum kemudian meraba benjolam inguinal tadi. Hal ini kemungkinan diferensiasi atau perbedaan dari antara keduanya bisa menghindari dan terjadinya tekanan pembedahan yang memang tidak diperlukan.
Langganan:
Postingan (Atom)