Kamis, 15 Januari 2015

Yoghurt Untuk Diabetes

Yogurt telah lama dikenal sebagai makanan berprobiotik yang bermanfaat untuk kesehatan pencernaan. Daftar manfaat yogurt tampaknya akan segera bertambah karena sebuah penelitian terbaru dari Inggris menemukan manfaat baru dari yogurt. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa yogurt rendah lemak memiliki potensi dalam mencegah penyakit diabetes tipe-2.

Yogurt Rendah Lemak  dan Manfaatnya

Menurut hasil penelitian, mengonsumsi yogurt rendah lemak dapat menurunkan risiko diabetes sampai 28 persen dibandingkan dengan tidak mengonsumsinya sama sekali. Di sisi lain, mengonsumsi produk susu lainnya seperti keju rendah lemak juga dapat menurunkan risiko diabetes tipe-2 sampai 24 persen.

Dr Nita Forouhi, ketua peneliti dari Medical Research Council, Universitas Cambridge, menjelaskan bahwa penelitian yang dilakukannya membuktikan bahwa yogurt bisa menjadi bagian dari menu makanan sehari-hari.

Walaupun riset tersebut tidak secara langsung menunjuk pada nutrisi yang ada di dalam yogurt maupun produk susu rendah lemak lainnya, namun penelitian ini menunjukkan manfaat yogurt rendah lemak yang begitu besar. Forouhi mengatakan bahwa beberapa nutrisi dalam yogurt seperti kalsium, vitamin C, magnesium, dan beberapa asam lemak lainnya sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Makanan berprobiotik lainnya juga memiliki Manfaat yang sama

Para peneliti meyakini bahwa adanya mikroba di dalam yogurt berperan penting dalam mencegah peradangan, penyakit diabetes tipe-2, dan penyakit lainnya. Tidak hanya yogurt rendah lemak saja, makanan fermentasi lainnya yang mengandung bakteri probiotik diketahui juga dapat memperlambat perkembangan diabetes tipe-2.

Hasil penelitian ini ditemukan oleh para peneliti setelah mengamati data lebih dari 4000 pria dan wanita di Inggris. Selama 11 tahun penelitian, sekitar 750 orang mempunyai diabetes tipe-2. Mengacu akan hal tersebut, peneliti juga menemukan bahwa kadar lemak pada susu tidak berhubungan dengan risiko datangnya serangan diabetes. Mengonsumsi keju dan susu juga tidak berkaitan dengan risiko diabetes tipe-2.

Rabu, 14 Januari 2015

Golongan Penyebab Rematik

Penyebab rematik sangat bervariasi. Umumnya, dipengaruhi oleh masalah autoimun yaitu sistem kekebalan tubuh berbalik menyerang jaringan pensendian. Akibatnya, tulang rawan disekitar sendi menipis. Sebagai gantinya, munbulah tulang baru. Disaat tubuh bergerak, tulang dipersendian bersinggungan. Kejadian inilah yang memicu rasa sakit dan nyeri yang tak tertahankan.

Rheumatic adalah penyakit yang menyerang tulang. Biasanya rematik akan semakin parah apabila terkena udara dingin. Ada dua golongan penyebab terjadinya rematik, yaitu :
  • Kebiasaan hidup yang tidak teratur
Kebiasaannya yang tidak teratur dapat melakui energi didalam darah. Hal tersebut disebabkan karena bekerja dalam lingkungan yang lembab, memakai baju basah berkeringat atau basah kehujanan yang menyebabkan masuknya penyebab penyakit dari luar seperti : angin, lembab dan udara dingin kedalam tubuh, yang akibatnya terjadi peanyumbatan energi dalam tubuh.
  • Sudah ada penyakit yang mengendap dalam tubuh
Penyebab-penyebab yang telah disebutkan diatas apabila mengendap lama dalam tubuh maka akan menyebabkan encok juga, karena penyebab tersebut lama kelamaan akan menjadi panas dan panas inilah yang menyumbat energi darah sehingga darah tidak lancar.

Selasa, 13 Januari 2015

Dimana Leptospirosis Bisa Terjadi?

Dimana Leptospirosis terjadi?

Seperti disebutkan di atas, Leptospirosis lebih umum terjadi di daerah tropis, tetapi juga dapat terjadi di pemukiman miskin di kota-kota besar negara berkembang yang tidak berada di daerah tropis. Ketika kasus Lepospirosis terjadi, biasanya cenderung bersifat sporadis.
Leptospirosis merupakan penyakit global, tetapi lebih sering terjadi pada daerah tropis dan subtropics, Karen bakteri tumbuh subur di lingkungan panas dan lembab.
Berikut adalah area/negara/benua yang dikenal memiliki insiden tertinggi Leptospirosis: Afrika, India, Cina, Amerika Tengah, Brasil, Karibia, Asia Tenggara, dan Rusia Selatan.
Kasus infeksi juga dilaporkan di beberapa hotspot wisata berikut: Selandia Baru, Australia, Hawaii, dan Barbados.
Setelah banjir, wabah besar Leptospirosis sering muncul.
Menurut WHO (World Health Organization), sekitar 10 juta orang diperkirakan terserang Leptospirosis setiap tahun. Tingkat kematian penyakit ini sulit untuk dihitung, karena Leptospirosis cenderung terjadi di beberapa bagian dunia dengan pelayanan kesehatan masyarakat yang sangat mendasar yang tidak secara rutin melaporkan banyak penyebab kematian.
Perubahan iklim, termasuk meningkatnya kejadian banjir di seluruh dunia, membuat kemungkinan kejadian Leptospirosis global akan meningkat. WHO percaya angka kematian Leptospirosis mungkin antara 5% sampai 25% dari pasien yang terinfeksi. Ini tidak berarti bahwa orang yang terinfeksi dengan akses ke pelayanan kesehatan yang tepat memiliki risiko kematian yang sama.

Sejarah Penyakit Malaria

Sejarah penyakit malaria

Banyak yang tidak mengetahui bahwa malaria sebenarnya merupakan penyakit yang sudah dikenal sejak 3.000 tahun yang lalu. Kata "malaria" itu berasal dari dua kata yaitu "mala" yang berarti bencana dan "aria" yang berarti udara.

Macam-macam penyakit malaria

Penyakit malaria ada tiga macam :

  • Malaria Tertiana yang disebabkan oleh Plasmodium Vivaz dan Ovale dengan tanda demam berkala 3 hari sekali.
  • Malaria Kwartana yang disebabkan oleh Plasmodium Malaria dengan tanda demam berkala 4 hari sekali.
  • Malaria tropika yang disebabkan oleh Plasmodium Falcifarum dengan tanda demam tidak tertentu.
Sejarah penyakit malaria menunjukkan bahwa yang paling banyak dan berbahaya didaerah tropis adalah Plasmodiuk Falcifarum yang dapat mengakibatkan malaria tropika. Malaria masih merupakan penyakit infeksi yang penting didunia dan menimbulkan penderitaan pada jutaan umat manusia. Lebih dari 40% penduduk dunia berisiko terkena malaria. Penyebaran penyakit ini terbatas pada daerah antara 60derajat lintang utara dan 40 derajat selatan.

Minggu, 11 Januari 2015

Cara Mudah Atasi Gatal Penyakit Cacar AIr

Bagaimana mencegah buah hati untuk tidak menggaruk bisul yang terasa gatal tentu bukan urusan yang mudah. Orang dewasa saja harus menahan diri setengah mati untuk tidak menggaruk rasa gatal. Apalagi anak-anak, tentu secara reflek akan menggaruknya. Padahal untuk memberikan obat secara kimia terlalu sering dikhawatirkan akan menimbulkan dampak yang kurang baik bagi buah hati. 

Namun Anda tidak perlu khawatir karena ada tips sederhana yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa gatal yang dirasakan. Cara untuk mengatasi rasa gatal yang ditimbulkan dari cacar air ini bisa dilakukan dengan berendam air hangat. Nah, jika buah hati Anda mengeluh rasa gatal yang tidak bisa ditahan lagi, apalagi ketika gerah atau cuaca panas, rasa gatal pasti akan sangat terasa. Tidak ada salahnya menyediakan air hangat dan memintanya untuk berendam. Gatal pun bisa teratasi tanpa harus menggaruknya dan tidak khawatir akan melukai kulit mereka.

Apakah cacar air boleh terkena air? Selama ini memang ada anggapan, bahwasanya cacar air akan semakin parah ketika terkena air. Padahal dengan mandi justru akan membuat lebih fresh dan bisa membersihkan bakteri-bakteri yang ada pada tubuh dan cacar air. Jadi Anda tidak perlu khawatir.
Agar lebih efektif, air hangat yang digunakan untuk berendam tersebut bisa ditambah dengan bubuk gandum halus dan baking soda. Kedua bahan tersebut bisa membantu untuk mengatasi rasa gatal. Namun jika memang tidak tersedia, Anda bisa mempercayakan pada air hangat saja. Gatal akibat cacar air bisa berkurang, Anda pun tidak perlu khawatir dengan efek samping yang ditimbulkan karena memang tidak ada efek sampingnya. Selamat mencoba!

Jumat, 09 Januari 2015

Perawatan Medis Bagi Gegar Otak

Yang biasa terjadi pasca cedera kepala

Tidak ada pengobatan khusus untuk cedera kepala ringan, selain harus banyak beristirahat dan tidak berlebihan dalam beraktivitas. Perlu diketahui bahwa:
  • Ketidakmampuan dalam mengingat kejadian seputar cedera kepala merupakan hal yang biasa.
  • Merasa lemah atau lesu dari biasanya adalah hal yang normal.
  • Otak butuh waktu untuk pulih dari cedera kepala. Selama periode ini, sakit kepala, pusing dan masalah pikiran kognitif umum terjadi.
  • Masalah pada fungsi otak bisa berupa perubahan mood dan kesulitan dalam berkonsentrasi, mengingat sesuatu, kesulitan melakukan pekerjaan yang rumit.
  • Umumnya, gejalanya akan hilang atau sembuh total dalam beberapa hari.
  • Sebagian orang mengalami gejala  yang berlanjut. Jika ini terjadi, segera hubungi dokter.
Bilakah butuh perawatan medis?

Segera minta pertolongan medis jika penderita cedera kepala mengalami:
  • Sakit kepala hebat
  • Muntah lebih dari dua kali
  • Kehilangan kesadaran
  • Kejang (pada lengan, kaki, wajah atau seluruh tubuh)
  • Kesulitan untuk tetap terjaga/terbangun
  • Darah atau cairan bening keluar dari telinga atau hidung
  • Kaku leher
  • Mati rasa pada lengan dan kaki
  • Kebingungan, bicara cadel atau perilaku lainnya yang tidak biasa
  • Penglihatan kabur atau ganda
  • Panas tinggi, menunjukkan adanya infeksi
  • Gejala serius lainnya.

Kamis, 08 Januari 2015

Faktor Resiko Penderita Kanker Darah

Faktor Resiko terkait Leukemia/Kanker Darah

Tidak ada yang mengetahui secara pasti apa penyebab leukemia. Dokter jarang tahu mengapa ada orang yang mendapat leukemia dan yang lain tidak. Namun, penelitian menunjukkan bahwa faktor risiko tertentu meningkatkan kemungkinan seseorang menderita leukemia.

Faktor-faktor resiko ini adalah:

  • Radiasi: Orang yang terpapar radiasi sangat tinggi radiasi jauh lebih besar kemungkinannya untuk mendapatkan AML, CML, ataupun ALL.
    • Ledakan bom atom: Radiasi tingkat sangat tinggi yang disebabkan oleh ledakan bom atom (seperti yang terjadi di Jepang selama Perang Dunia II), orang, terutama anak-anak yang bertahan hidup dari ledakan bom atom akan meningkat risikonya terkena leukemia.
    • Radioterapi: Sumber lain terkena radiasi tingkat tinggi adalah pengobatan kanker dll. Radioterapi dapat meningkatkan risiko leukemia.
    • Rontgen diagnostik: X-ray gigi dan X-ray diagnostic lainnya (seperti CT Scan) merupakan paparan radiasi tingkat rendah. Belum diketahui apakah ada keterkaitan pada radiasi tingkat rendah untuk anak-anak atau orang dewasa dengan leukemia.

  • Merokok: Merokok dapat meningkatkan risiko terkena AML.

  • Benzene: Paparan benzena di tempat kerja dapat menyebabkan AML. Hal ini juga dapat menyebabkan CML ataupun ALL. Benzene digunakan secara luas dalam industri kimia, juga ditemukan dalam asap rokok dan bensin.

  • Kemoterapi: Pasien kanker yang mendapatkan kemoterapi kadang-kadang kemudian juga terkena AML ataupun ALL. Misalnya, obat-obatan yang merupakan agen atau inhibitor alkilasi topoisomerase sering dikaitkan dengan resiko kecil berkembangnya leukemia akut.

  • Down Sindrom & beberapa penyakit keturunan lainnya: meningkatkan risiko berkembangnya leukemia akut.

  • Sindrom myelodysplastic dan kelainan darah tertentu lainnya: Orang dengan kelainan darah tertentu akan meningkatkan risiko terkena AML.

  • Virus Human T-cell leukemia tipe I (HTLV-I): Orang dengan infeksi HTLV-I mengalami peningkatan risiko terkena leukemia jenis langka, yang dikenal sebagai T-sel yang merupakan jenis leukemia yang tidak menular.

  • Sejarah keluarga leukemia: Ini jarang terjadi. Namun bila ini terjadi, kemungkinan tipenya adalah CLL. Namun, hanya beberapa orang dengan CLL memiliki ayah, ibu, kakak, adik, atau anak yang juga memiliki penyakit ini. 
Posted by http://pengobatanalamimustajab.com/pengobatan-alami-kanker-darah/